Mari kita mulai lagi…

Saya buka mata. Sinar matahari terbias jendela kamar lalu merambat menuju retina saya. Sebelum tidur kemarin saya ingat bahwa bahwa pagi ini ada kuliah yang tidak boleh dilewatkan. Biasanya saat kita bangun, kita mengingat apa yang kita ingat menjelang tidur. Kadang mungkin bisa terbawa ke mimpi.

Entah bangun jam 8 kurang 15 menit atau lebih lambat dari itu. Yang jelas keterlambatan membuat saya memutuskan untuk tidak mandi juga tidak bersepeda.

Kelas Komputer & Masyarakat ini rumornya adalah kelas yang spesial dan dibawa oleh dosen yang spesial. Di hari pertama masuk kelas yang dihantarkan dengan bahasa Inggris ini membuktikan hal itu. Kelas ini mampu melepaskan dahaga saya untuk masuk jurusan filsafat atau psikologi saat masa SMA dulu. Banyak pertanyaan ‘mengapa’ akan fenomena-fenomena manusia. Tentu banyak juga jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu yang muncul dari puluhan otak-otak yang berbeda di kelas. Semua dituntut untuk rasional. Semua dihargai. Ini salah satu mata kuliah surga saya.

Jujur, saya lupa akan apa yang saya lakukan selepas kelas komas. Yang jelas, karena saya ingat pada akhirnya saya memakai sepeda, saya pulang ke kosan.

Sekembalinya di kosan, saya meminjam komputer di kantor Motivator JOSS Basori, tetangga saya. Laporan KP ini harus saya selesaikan dan cetak sekarang, tenggat waktu revisi terakhir adalah hari ini. Dan kalau bisa bertemu dosen pembimbing KP hari ini juga.

Sembari ditemani lagu Padi sampai selesai dan akhirnya kembali tergesa-gesa kembali ke kampus karena ada kuliah jam dua. Selepas kelas, ada dua hal yang harus segera dilakukan. Mencetak dan menjilid laporan KP dan membayar sewa hostingan untuk situs klien. Selepas dua itu diurus, kembali ke lab laptop.

Dengan datangnya SMS dari orang Senyum setengah jam kemudian, bergegas lagi dari lab laptop, menjemput laporan dan menghantarkannya ke dosen pembimbing. Syukurnya, dosen pembimbing masih ada. Akhirnya laporan KP ditandatangani, dan proses selanjutnya adalah pemberian cap dari sekretariat. Sayang, sekretariat sudah tutup.

Di bagian ini kembali lupa diisi oleh apa…

Saya memutuskan untuk menyendiri di pinggir danau dari sisi perpus. Tadinya berdalih untuk melanjutkan sketsa UI dan sistem Testimoo yang baru. Tapi selanjutnya malah menikmati perasaan kosmik dan tidak tahan untuk menulis puisi;

Ketika kamu memandang hamparan luas & langit atau cakrawala,
ketika kamu sadar akan keberadaan dirimu,
ketika itu kamu merasa kecil,
namun kosmos.

Kembali ke kampus, pertemuan dilanjutkan, setelah itu pulang ke kosan.

Tidak bisa mengingat apa yang dilakukan di kosan. Kalau tidak salah intinya sih tidur cepat, karena kelelahan. 

Iklan